Monday, October 31, 2005

Salam Lebaran

Bermulanya detik aku menarikan jari jari membentuk sebuah karya. Sudah sekian lama aku tidak menyentuh kain kanvas. Agar kali ini, adalah datangnya rezeki dari seorang seniman, yang sudah lama terpendam didalam sanubari.

Angin mengusap pohon-pohon palma di horizon rumahku, tinggal lagi beberapa hari menjelang Syawal. Dan kali ini aku berhajat untuk mengucapkan Salam Lebaran buat semua sahabatku, musuhku, dan tak kira dimana jua berada. Moga-moga kalian berwaspada, dan senantiasa mengingati orang tercinta diwaktu kalian pulang ke kampung halaman.

Selamat Hari Raya Aidilfitri. Maaf zahir dan batin.

2 opinions :

Azxel said...

Salam Lebaran to you, Muid.

Now, that's a word, Malaysians don't use... I thought Indonesians used that.

godot said...

Happy Idul Fitri :)